24/09/2021

Sony Sendjaja

Cerita Dalam Catatan

Gambar Asuransi

2 min read

Saya adalah nasabah sebuah bank yang memiliki rekening tabungan, bank memberikan fasilitas autodebet untuk pembayaran biaya rutin seperti listrik, ponsel dan tv berlangganan.
Setiap bulan saya harus menyetor sejumlah uang supaya cukup untuk proses pendebetan dan karena jumlah setorannya pas-pasan maka setoran itu berlangsung terus-menerus karena tidak ada saldo banyak diakhir bulannya.
Saya berpikir, bagaimana caranya supaya saya tidak harus terus-menerus setor setiap bulannya? Bagaimana caranya?

Saya jadi terpikir, supaya tidak perlu setor terus menerus saya harus mengendapkan tabungan saya dengan jumlah tertentu yang besarnya tidak terlepas dari tingkat suku bunga tabungan yang diberikan bank tentunya. Supaya bunga tabungan dapat menutupi biaya bulanan yang setiap bulan di didebet untuk pembayaran biaya rutin.

Nah, begitu pula dengan polis asuransi. Banyak orang membeli asuransi hanya sekedar membeli karena ditawari, merasa perlu namun tidak banyak mengerti apa yang sebenarnya dibeli?

Nasabah berharap bayar sebentar namun manfaat jangka panjang, seperti halnya prisip ekonomi: mencari manfaat sebesar-besarnya dengan pengorbanan sekecil-kecilnya.

Seringkali kita mendengar nasabah minta dibuatkan dengan premi semurah-murahnya, perlindungan sebesar-besarnya dengan pembayaran sependek-pendeknya. Saat cek nilai polis marah-marah karena uangnya habis, bagaimana bisa?

Setiap perlindungan asuransi yang kita beli mengandung unsur biaya, yang dinamakan Cost Of Insurance yang biasanya dibebankan setiap bulan. Kalau perlindungannya banyak, bagaimana mungkin setoran premi yang minimal bisa menyisakan saldo yang besar untuk nilai polisnya? 

Inilah yang harus kita sadari, setiap polis asuransi mengandung biaya dan semakin tua usia kita akan semakin besar biayanya. Biaya asuransi rawat inap juga sama, hangus meskipun tidak digunakan karena prinsip asuransi yang gotong royong.

Dalam memilih produk asuransi hendaknya dipikirkan kebutuhannya, untuk pembelian asuransi jiwa biayanya relatif lebih kecil dibandingkan dengan asuransi rawat inap. Untuk asuransi unit link dan non unitlink-pun ada perbedaan yang mencolok dari sisi premi, namun non unit link lebih memberikan kepastian dalam hal besarnya pembayaran premi, manfaat dan jangka waktu pembayarannya.

Deposito atau tabungan saja tentu tidak memberikan perlindungan yang maksimal, meskipun saat ini banyak produk bundling dari bank yang menggabungkan simpanan dengan perlindungan. Biasanya bank akan bekerjasama dengan asuransi untuk program tersebut, tapi pastilah manfaatnya tidak akan maksimal karena semakin besar proteksinya maka akan semakin besar pula biaya asuransi yang menjadi beban bank. 

Sekarang kembali kepada kebutuhan anda, banyak produk yang dibeli namun sama sekali tidak dibutuhkan, kita harus tentukan apa yang kita butuhkan. Kesehatan? Investasi? Jiwa? atau semuanya? Setiap produk tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, setidaknya jika dipikirkan dan didiskusikan dengan orang yang tepat tentu akan dihasilkan keputusan yang tepat pula.

Untuk konsulatasi dan informasi tentang asuransi, anda bisa menghubungi saya melalui nomor kontak: 0812-2280678 atau email: sony@sonysendjaja.com.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.

Terima kasih telah menghubungi, saya akan segera menanggapi pesan anda.

Chat with us on WhatsApp